RSS

Perempuan Cahaya

28 Nov

Dicopas dari :

Perempuan Cahaya

Bismillahirrahmanirrahim..

Beribadah,patuh,penghambaan,itu lah sejatinya tujuan hakiki mencipta hamba-hambaNya. Namun,hampir hakikat manusia tersebut terlupakan dengan moderenisasi.

Engkaulah perempuan cahaya..
Ibadahmu tercurah atasNya. Kau tutup auratmu demi kesungguhan penghambaanmu terhadapNya. Bukan hanya sebagai pemanis dirimu saja,bukan hanya sebagai trend semata,bukan hanya karna takut di ebut Kuper.

Kau sangat anggun dengan jilbabmu,tanpa harus mengikat krudungmu ke leher sampai engkau sulit bernafas. Kau sangat cantik dengan jilbab mu yang tergerai indah,tapa harus menonjolkan auratmu. Kau sangat indah,tanpa harus kau perlihatkan pada dunia keindahan tubuhmu.

Engkaulah Perempuan Cahaya..
Patuhmu terhadap Sang Kekasih,kau aplikasikan terhadap suamimu.
Kau balut kepatuhanmu dengan kesantunan. Kau hilangkan rasa malu ketika berduaan dengan suamimu,tapi kau bungkus dirimu dengan rasa malu ketika kau keluar rumah.
Sungguh,kepatuhanmu selain ibadahmu adalh pengantarmu untuk menghadap Sang Kekasih sejati.

Engkau lah perempuan cahaya..
Penghambaan terhadap Sang Maha Penyayang,kau tunjukkan dengan kasih sayangmu terhadap sesama.
Sedekah mu tak pernah kau ingkar. Tutur katamu selalu teruntaikan nasehat. Bahasamu penuh kelembutan tapi kokoh bagai karang. Gerakmu kau pastikan untuk kemanfaatan. Matamu tertuju pada kebenaran.
Sungguh hatimu pun telah terisi penuh penghambaan terhadapNya.

Engkaulah Perempuan Cahaya..
Sikap berserah membuatmu senantiasa tercerah,penuh cahaya keindahan. Sikap bersandar padaNya senantiasa membuatmu tersadar,tak akan selamanya kau hidup di dunia.
Keyakinanmu melahirkan sikap yang senantiasa menyadari bahwa hanya Dia yang kekal,sedangkan dirimu dan alam ini terus menerus berubah atas kehendakNya.

Engkaulah Perempuan Cahaya..
Kau jaga keimananmu dengan air mata pengharapan. Kau kerap takut terlalaikan akan kebahagiaan yang terhampar di depanmu. Kau kerap menggigil saat hatimu di terobos nafsu syetan,nafsu selalu terhenti untuk menikmati segala yang semu dan palsu.
Sungguh,kau jaga keimananmu meski air matamu telah mengering.

Hati ibarat cermin Sahabat. Semakin jernih sebuah cermin,semakin terang cahaya yag memantul. Semakin kau bersihkan selalu cermin hatimu,semakin kau mampu melihat kebenaran,merasakannya,dan bahkan memperjuangkannya.

Engkau terlindungi oleh cahayaNya dan pintu keberkahan Nya terbuka luas untukmu, Perempuan Cahaya.

by:aulia izzati

 
Leave a comment

Posted by on November 28, 2011 in RENUNGAN & KISAH INSPIRATIF

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: