RSS

when, I feel lonely..

15 Apr

berada pada suatu titik yang disebut JENUH

lantas apa yang bisa disalahkan, kesendirian? jalan hidup?? rutinitas??? bukaaaaann..bukan itu..

saat ini, yg paling bijak adalah berdamai dengan suasana hati, mencoba mengingat semua hal berharga yang pernah saya miliki, yaa…Alhamdulillah ada 3 bidadari kecil yang selalu menyambutku pulang dari aktifitas luar rumah, dengan teriakan riang mereka selalu mampu membuatku tersenyum. Najla dengan kemandirian dan sifatnya yang jauh lebih dewasa dari usia nya yang baru 5tahun, si kembar yang semakin cerdas hingga selalu mampu membuat ku terkaget-kaget dengan setiap jawaban dan celoteh mereka jika ditegur karena dianggap melakukan kesalahan. Hhmmm…..terkadang kerap muncul rasa bersalah ketika diri tidak bisa selalu berada disisi mereka seperti dulu, memantau setiap perkembangan mereka, menemani hari-hari mereka dari bangun tidur hingga tidur lagi.

mengutip dari tulisan mba Angie di blog nya “Apapun tugas dan beban kita, ketika dijalankan dengan kesabaran, keikhlasan dan keyakinan pastilah akan berbuah manis. Lebih baik mengikis tangis dengan tawa, doa serta usaha daripada terus meringis meratap segala hina maupun dosa. Terimalah hidup apa adanya, lakukan hal terbaik yang dipunya agar berfaedah setelahnya”.

yuukk..buka mata lebar-lebar…takkan pernah terhitung nikmat yang Allah curahkan, kesedihan itu hanya setitik, dan tak perlu dibuat besar..

dari Mario Teguh “Kehidupan ini selalu memperbarui wajah dan perilakunya, sehingga tak mungkin ada orang yang sepenuhnya mengerti tentang kehidupan. Maka cukupkanlah upayamu untuk mengerti perilaku kehidupan yang sering kau sangka moody dan temperamental kepadamu itu. Cara terbaik dan terdekat untuk mengerti kehidupan adalah mengenal dirimu sendiri. Hatimu bergetar dengan musik kehidupan yang sesuai dengan sikap dan perilakumu. Jika engkau berlaku lembut dan indah dalam keseharianmu, musik kehidupan ini mengalun indah dan melambungkan jiwamu dalam kebahagiaan yang dulu hanya kau impikan.Tapi, jika engkau kasar dan palsu kepada dirimu sendiri, kepada keluarga, dan kepada sesamamu, hatimu akan digoreng dalam kuali kegelisahan dan kemarahan yang tak bersebab dan berujung. Sesungguhnya, keindahan hidupmu kau tentukan sendiri dalam pengindahan sikap dan perilakumu”.

Hidup adalah proses belajar, belajar menjadi sabar, belajar menjadi ikhlas..belajar menerima walau hati menolak..

Ketika kita mengeluh, “Ah…tidak mungkin..” Allah menjawab, “Jika AKU menghendaki,cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah.” (QS: Yassin: 82)

kita mengeluh, “aku lelaaah..” Allah menjawab, “…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS. An-Naba: 9 )

kita mengeluh, “aku tak sangguup ” Allah menjawab, “AKU tidak membebani seseorang,melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah: 286 )

kita mengeluh,”aku stresss..” Allah menjawab, “Hanya dgn mengingat-KU, hati akan menjadi tenang” (QS. Ar-Ro’d: 28)

kita mengeluh, “aaah..ini smua sia2..” Allah menjawab “Siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah,niscaya ia akan melihat balasannya.” (QS. Al-Zalzalah: 7)

kita mengeluh, “aahh…tak seorang pun yg mau m’beri & m’mbantuku..”
Allah menjawab, “Berdoalah kpd-Ku,niscaya Aku kabulkan untukmu.” (QS. Al-Mukmin: 60)

kita mengeluh, “duuuh..betapa sedih hatiku..”
Allah menjawab, “LA TAHZAN, INNALLAHA MA’ANA.” “Jangan kamu berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita” (QS. At-Taubah: 40)

Kemudian..berapa banyak lagi yg kita keluhkan..??

“Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan & kesedihanku.” (QS. Yusuf : 86)

 
Leave a comment

Posted by on April 15, 2012 in Cerita bunda

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: